Search

Follow Us @soratemplates

Sabtu, 09 Februari 2019

YUK JADI BLOGGER, BERSAMA BLOGGER JEMBER SUEGER


 Assalamaualaikum teman-teman, pernahkah kalian mendengar kata blogger? atau ada yang bercita-cita ingin menjadi blogger? atau justru diantara kalian ada yang sudah berprofesi sebagai blogger? Tak apa disini saya akan sedikit sharing pengalaman saya menjadi seorang newbie blogger (hehe).

Untuk menjadi seorang blogger syarat utamanya satu yaitu bisa menulis. Tetapi ternyata syarat utama bisa menulis saja itu tidak cukup, masih ada printilan syarat-syarat lainnya yang harus kita kuasai jika ingin menjadi blogger yang baik dan berkualitas, beberapa syarat lain itu diantaranya kita harus bisa desain dan juga fotografi agar blog yang kita miliki lebih menarik dan enak dibaca oleh pembaca.


Sedikit cerita, awal tahun lalu tepatnya di bulan Januari saya mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan blogging (blogging class) GRATIS yang diadakan oleh Blogger Jember Sueger (BJS). BJS ini merupakan komunitas blogger aktif di Jember yang memiliki visi sharing knowledge, informasi, dan semangat untuk menjadi pro blogger (untuk lebih lengkapnya tentang BJS bisa dibaca disini). Awalnya sempat ragu mau daftar (takut gak lolos karena kuotanya terbatas untu 10 orang saja dan takut tidak bisa mengikuti pas hari H nya), tetapi akhirnya di detik-detik akhir hari penutupan pendaftaran saya memutuskan untuk mendaftar, karena saya pikir lumayan lah ilmu GRATIS (yang penting daftar dulu aja, lolos tidaknya saya pasrah), dan Alhamdulillah nya tanpa disangka-sangka saya justru lolos menjadi salah satu dari 10 orang beruntung yang dapat mengikuti pelatihan blogging gratis itu (Alhamdulillah juga, jadi bisa belajar banyak tentang blog dan bisa latihan mengelola blog yang sudah lama tak tersentuh ini hehe).

Apa saja yang dipelajari dari Pelatihan blogging itu??
Banyak, ada tentang pengenalan blogging, menentukan niche, desain blog dan layout, personal branding, menulis konten kreatif, SEO, photography, monetize, dan cara merawat blog. Banyak kan yaa, tapi untungnya gak dipelajari cuma dalam satu hari saja kok, jadi dibagi menjadi menjadi 3 kelas yang dilaksanakan seminggu sekali tiap hari sabtu. Sampai detik ini saya sudah mengikuti 2 kelas (yaitu tentang pengenalan blog, menentukan niche, desain blog dan layout, personal branding, dan photography) dan tanggal 9 Februari 2019 adalah kelas terakhir kami (yang akan mempelajari tentang menulis konten kreatif, SEO, monetize, dan cara merawat blog).

Lalu apa saja yang telah saya dapatkan?
Kelas pertama (26 Januari 2019), diawali dengan pengenalan dunia blogging oleh kak Prita HW, disana kami dikenalkan perbedaan mengenai portal, website, dan blog. Awalnya saya pikir sama saja, toh sama-sama media online, tetapi ternyata berbeda lho teman-teman, kalau portal itu jangkauannya sangat luas dan memungkinkan interaksi dengan pembaca seperti kumparan.id, tirto.id, dll. Website itu lebih kecil dari portal tetapi lebih besar dari blog, misal website pendidikan yang dikelola oleh sekolah, dsb. Sedangkan blog itu adalah media online yang paling kecil diantara portal dan website, karena biasanya dikelola oleh perseorangan dan bahasanya lebih sederhana dan keseharian masyarakat pada umumnya.

Selanjutnya kita diajari bagaimana menentukan niche. Jadi, niche itu adalah isi konten dari blog kita misal ingin lifestyle blog, travelling blog atau technology blog, maunya itu blog kita seperti apa (dalam hal ini kita disuruh untuk menentukan minimal 3 kategori yang kita sukai atau minimal tertarik untuk dijadikan isi konten tetap kita, agar blog yang kita miliki lebih terarah dan jelas, serta memudahkan pembaca yang singgah di blog kita).

Materi selanjutnya adalah desain blog dan layout yang disampaikan oleh kak Vindy, dalam hal ini kita dijelaskan bagaimana sih caranya mendesain blog agar pembaca tidak hanya sekedar membaca, tetapi dapat membaca dengan tertarik dan nyaman. Jawabannya adalah desain blog kita harus menarik, pas, dan gak alay (yaitu dengan memberikan gambar yang jelas, menaruh informasi penting di bagian atas, mengelompokkan menu, jangan terlalu banyak iklan, font standar, dan jangan beri lagu/video yang auto play karena tidak semua pembaca seleranya sama dengan kita). Selain itu, kita diajari juga bagaiman cara mendownload template gratis (bisa di soratemplates.com atau goyabitemplates.com), cara mengedit tema, mengedit tata letak, dan mengganti font) yang semuanya itu demi memanjakan pembaca agar betah di blog kita.

Pelatihan blogging minggu pertama
Kelas kedua (2 Februari 2019), masih seputar memanjakan pembaca blog kita, dalam hal ini bukan melalui tulisan melainkan dalam hal foto-foto yang kita tempatkan sebagai penunjang tulisan yang kita buat. Tahu gak sih temen-temen ternyata foto itu sangat penting lho untuk menarik pembaca agar mau membaca tulisan kita, masak sih?? gak percaya, coba deh misal kalian disuruh milih membaca buku yang full tulisan saja atau pilih membaca buku yang ada gambarnya (kalau saya sih mending yang bergambar ya, soalnya gampang bosan kalau tanpa gambar kecuali kalau memang isi tulisan itu benar-benar penting dan sangat menarik). Jadi intinya foto itu memiliki magnet tersendiri dalam menarik pembaca, jadi usahakan foto-foto yang kita tempatkan dalam tulisan blog kita pas dan mendukung apa yang kita tulis.

Teruss, bagaimana sih caranya menghasilkan foto yang bagus?? Menurut kak Nana, foto yang bagus adalah foto dengan komposisi yang pas yaitu menata semua elemen-elemen foto, baik itu garis, bentuk, warna dan terang gelap sehingga menghasilan foto yang memiliki visual impact seperti menyampaikan sebuah pesan. Bingung ya?? singkatnya begini, untuk menghasilkan foto yang bagus objek yang kita foto harus ada di sepertiga bagian bidang foto, kemudian sudut pemotretan disesuaikan dengan objek (misal orang bertubuh pendek tidak boleh difoto dari atas atau sejajar kamera, melainkan kamera harus diarahkan sedikit kebawah agar terlihat lebih tinggi), format foto bisa portrait atau landsape sesuai kebutuhan, dan sesuaikan dimensi dengan mengatur jaraknya misal foto makanan dalam piring akan kelihatan lebih banyak dan bagus dengan cara men-zoom kamera sedikit baru memotretnya), dan yang terakhir sering-seringlah berlatih karena itu kunci yang paling utama menghasilkan foto yang berkualitas.

Materi berikutnya adalah mengenai personal branding yang dijelaskan oleh kak Prita HW. Apa sih personal branding itu?? Personal branding dapat diartikan sebagai citra diri, mau dikenal sebagai apa, mau dikenal sebagai siapa diri kita oleh seseorang, oleh pembaca. Seringkali kita malu atau sungkan menunjukkan prestasi atau pencapaian kita pada umum takut dibilang sombong atau pamer, tetapi sebenarnya bukan itu, justru itu adalah salah satu cara kita mem-branding diri kita. Menurut kak Prita salah satu kunci utama mem-branding diri adalah jangan jadi pemalu. Kalau kita pemalu bagaimana karya kita akan dikenal orang, mau nulis malu, mau menggambar malu, mau berbciara malu, ya tidak akan pernah bisa dikenal (salah satu quotes beliau yang super menohok adalah “kalau tidak mau dikenal orang ya jangan berkarya”). Intinya kalau mau berkarya ya harus siap dikenal orang, begitu pula blog, seseorang dengan branding diri yang kuat akan lebih cepat berhasil dalam dunia blogging, dibandingkan dengan orang dengan personal branding lemah. Jadi branding diri itu penting dan sangat penting agar kita tidak hanya jadi blogger biasa-biasa saja tetapi bisa jadi blogger yang luar biasa, yang dapat menginspirasi baik online maupun offline (saya kini masih tahap belajar mem-branding diri, Bismillah).
Pelatihan blogging minggu kedua
Nahh.. seruu dan menarik sekali kan teman-teman isi dari pelatihan blogging (blogging class) oleh Blogger Jember Sueger, nantikan cerita saya berikutnya yaa.. semoga yang sedikit ini dapat menginspirasi banyak, semoga makin banyak anak muda yang tertarik menjadi blogger, karena berbagi itu tak harus mahal, menulis adalah bagian dari berbagi, dan itu sangat sederhana. Terimakasih, wassalamu’alaikum..




4 komentar:

  1. Ajarin aku jadi blogger handal dong..

    BalasHapus
  2. Wa'alaikumussalam Reny, semoga makin bersemangat dan istiqomah ya dengan awal ikut kelas ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaamin semoga kak, terimakasih atas ilmunya kak Prita..

      Hapus